Aku menatap lantai
Seketika mataku juga memerah
Jerit cacian pun menghujani hatiku
Tak luput, genggaman tanganku semakin kuat
Ku tak peduli orang melihatku
Masih untung aku tak lari
Membawa sebongkah hati sakit
Untuk modal tuk membalas
Bukannya aku suka mengelus dada
Bukan pula aku pembawa dendam
Hanya aku ingin tidur pulas
Membaringkan kepala ke atas alas tidur
Mengalirkan 3 atau 4 tetes air
Lalu berpikir untuk esok
Tak apa kalo sementara
Tapi ini selalu terjadi
Sekarang mungkin aku yang aku
Tapi entah esok
Aku menjadi aku yang lain
Ku ingin istirahat 3-4 hari
Melepas pikiran ini
Berusaha tetap menjadi aku yang aku
Karena akulah aku..
Entri Populer
-
Kegiatan pemanenan kayu menyebabkan meningkatnya keterbukaan lahan. Keterbukaan lahan disebabkan adanya penebangan, penggusuran dan pengik...
-
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Tuntutan terhadap hutan alam di Indonesia untuk menyediakan berbagai barang dan jasa meng...
-
Look at my eyes I see, and you see A rainbow gets away from yourself My tears will burn it fast A fool moment has came I want...
-
Aku menulis tanpa henti Mencacat setiap orang yang menyakiti Bodohkah aku? Tololkah aku?? Meski ku tahu, ku tak salah dengan ini Tapi, sungg...
-
Ia mendongakkan kepala Menatap tajam penuh percaya diri Tak peduli orang sekitar memperhatikan Tetap berjalan tegak badannya Sedang yang lai...
-
hoy hoy hoy.... di suatu pesisir nan jauh di mato, lahirlah sebuah gadis mungil yang teramat cengeng (abiz nangis tyuz siy...). Lalu tumbuhl...
-
Aku menatap lantai Seketika mataku juga memerah Jerit cacian pun menghujani hatiku Tak luput, genggaman tanganku semakin kuat Ku tak peduli ...
-
Saat ia membelalakkan mata Saat ia menjerit ketakutan Sungguh tampak bodoh dia Saat ia meninggikan suara Saat ia tersenyum kecewa Memang ben...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar