Ia mendongakkan kepala
Menatap tajam penuh percaya diri
Tak peduli orang sekitar memperhatikan
Tetap berjalan tegak badannya
Sedang yang lain
Membawa sebongkah batu
Berjalan menunduk penuh beban keletihan
Tak apa jika sanggup menanggung
Hanya lagak dan gaya, kosong sebenarnya
Tanpa guna, sungguh percuma
Sadarlah,kau tak apa bagi temanmu
Kau hanya objek tertawaan
Barang asongan yang ingin menjadi barang mahal
Sungguh konyol jika tetap kau lakukan
Mungkin, saat ini temanmu masih diam
Masih maklum, masih paham
Tapi jangan kira ini tak kan terjadi
Kau kan seperti sampah bagi mereka
Dibuang lalu dibakar!!!
Entri Populer
-
Kegiatan pemanenan kayu menyebabkan meningkatnya keterbukaan lahan. Keterbukaan lahan disebabkan adanya penebangan, penggusuran dan pengik...
-
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Tuntutan terhadap hutan alam di Indonesia untuk menyediakan berbagai barang dan jasa meng...
-
Look at my eyes I see, and you see A rainbow gets away from yourself My tears will burn it fast A fool moment has came I want...
-
Aku menulis tanpa henti Mencacat setiap orang yang menyakiti Bodohkah aku? Tololkah aku?? Meski ku tahu, ku tak salah dengan ini Tapi, sungg...
-
Ia mendongakkan kepala Menatap tajam penuh percaya diri Tak peduli orang sekitar memperhatikan Tetap berjalan tegak badannya Sedang yang lai...
-
hoy hoy hoy.... di suatu pesisir nan jauh di mato, lahirlah sebuah gadis mungil yang teramat cengeng (abiz nangis tyuz siy...). Lalu tumbuhl...
-
Saat ia membelalakkan mata Saat ia menjerit ketakutan Sungguh tampak bodoh dia Saat ia meninggikan suara Saat ia tersenyum kecewa Memang ben...
-
Aku menatap lantai Seketika mataku juga memerah Jerit cacian pun menghujani hatiku Tak luput, genggaman tanganku semakin kuat Ku tak peduli ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar