Saat ia membelalakkan mata
Saat ia menjerit ketakutan
Sungguh tampak bodoh dia
Saat ia meninggikan suara
Saat ia tersenyum kecewa
Memang benar, sungguh kotor dia
Akhirnya, sudah tak kuat ia dengan dirinya
Dirinya yang seribu muka
Dirinya yang tak pernah kenal diri
Dirinya yang hanya sebagai pewarna semata
Tapi, tak percaya ia tak berubah
Mempertahankan dirinya sendiri
Merelakan keindahan meninggalkannya
Merelakan kebenaran enggan mendekat
Tak masalah ini buatnya
Dia memang menikmati kehidupannya
Hidup yang penuh palsu dan murah
Hidup yang tanpa nilai makna
Tapi, itulah dia...
(untuk orang2 berpola pikir kotor dan tolol)
Entri Populer
-
Kegiatan pemanenan kayu menyebabkan meningkatnya keterbukaan lahan. Keterbukaan lahan disebabkan adanya penebangan, penggusuran dan pengik...
-
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Tuntutan terhadap hutan alam di Indonesia untuk menyediakan berbagai barang dan jasa meng...
-
Look at my eyes I see, and you see A rainbow gets away from yourself My tears will burn it fast A fool moment has came I want...
-
Aku menulis tanpa henti Mencacat setiap orang yang menyakiti Bodohkah aku? Tololkah aku?? Meski ku tahu, ku tak salah dengan ini Tapi, sungg...
-
Ia mendongakkan kepala Menatap tajam penuh percaya diri Tak peduli orang sekitar memperhatikan Tetap berjalan tegak badannya Sedang yang lai...
-
hoy hoy hoy.... di suatu pesisir nan jauh di mato, lahirlah sebuah gadis mungil yang teramat cengeng (abiz nangis tyuz siy...). Lalu tumbuhl...
-
Saat ia membelalakkan mata Saat ia menjerit ketakutan Sungguh tampak bodoh dia Saat ia meninggikan suara Saat ia tersenyum kecewa Memang ben...
-
Aku menatap lantai Seketika mataku juga memerah Jerit cacian pun menghujani hatiku Tak luput, genggaman tanganku semakin kuat Ku tak peduli ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar