Entri Populer

Selasa, 30 Juni 2009

SAAT DIA MENGAKUI

Saat ia membelalakkan mata
Saat ia menjerit ketakutan
Sungguh tampak bodoh dia

Saat ia meninggikan suara
Saat ia tersenyum kecewa
Memang benar, sungguh kotor dia

Akhirnya, sudah tak kuat ia dengan dirinya
Dirinya yang seribu muka
Dirinya yang tak pernah kenal diri
Dirinya yang hanya sebagai pewarna semata

Tapi, tak percaya ia tak berubah
Mempertahankan dirinya sendiri
Merelakan keindahan meninggalkannya
Merelakan kebenaran enggan mendekat

Tak masalah ini buatnya
Dia memang menikmati kehidupannya
Hidup yang penuh palsu dan murah
Hidup yang tanpa nilai makna
Tapi, itulah dia...

(untuk orang2 berpola pikir kotor dan tolol)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar